Rabu, 25 Februari 2015

Suzuki Satria FU dan Yamaha Mio Fino, Semua Karena Pacar


Perlu energi ekstra buat menjelaskan seorang bikers memakai warna ungu ditunggangan kebanggaannya. Maklum, ungu banyak di klaim sebagai warna janda atau warna ini juga punya kesan girly banget. Hal itu tentu bertolak belakang dengan karakter dan watak seorang bikers yang keras, gagah dan tak kenal kompromi.

Tapi, buat trio Veri Harsanto, Eko Darmawan dan Rizal Pradita. Warna ungu merupakan wujud dari kesetiaan terhadap pasangannya, tentu pasangannya bukan janda lho, he.. he..he... “Pertama, saya memakai ungu, karena desakan dari pacar saya, pada saat ngumpul pacarnya Eko dan Rizal juga pengen warna motornya jadi ungu, jadi akhirnya mereka juga ngikutin member warna ungu di motornya,” bilang Veri.

Agar ungunya tidak monoton, mereka bertiga kompak dengan menambahkan nuansa airbrush dengan motif grafis. Dengan menambahkan motif grafis, selain motor terlihat kembar, tampilannya jadi ceria. Makin kompak, mereka semua mengerjakannya di bengkel Muntilan Motor yang juga jadi tempat ‘ngumpul’.

Asyiknya, mereka kompak memberi krom pada kaki-kaki dan ban kecil. Nah, apa saja yang bikin motor jadi kembar. Yuks lanjut bacanya.


Motif Airbrush Batik
Jika diperhatikan di beberapa bagian bodinya, ada sedikit motif batik yang dikombinasikan dengan motif grafis. Motif batik dipakai agar motif airbrush jadi bervariatif. Motif batik juga jarang digunakan. “Proses pengerjaannya pun ribet, tidak semudah grafis,” ujar Samidi Idris sang airbrusher dari Muntilan Motor. Selain itu, dengan motif batik tampilan motor juga jadi ciamik, serasi dan jauh dari kesan kampungan.

Jok AirburshAgar kesannya total, mereka bertiga kompak membalur jok dengan airbrush bermotif grafis. “Motif grafisnya tentu disamakan dengan motif yang ada di bodi, jadi selain serasi kesannya juga enggak kampungan,” kata Eko Darmawan yang model rambutnya belah pinggir. Selain itu, agar warna airbrushnya tidak cepat luntur jok dilapisi plastik. “Biar catnya tetap kinclong,” tegas Eko.

Motif Airbrush Grafis
Nah, inilah yang menjadi motif dominan di tiga motor kembar ini. Selain ketiganya punya selera yang sama, mereka didukung oleh Samidi sang kreator airbrush yang punya karakter khas aliran grafis. “Kebetulan saya dan mereka punya selera yang sama jadinya cocok,” bilang Yudi panggilan Samidi yang bengkelnya di Jl. Gotong Royong, Samping gedung Pertemuan Silungkang, Larangan, Ciledug, Tangerang.

Yamaha Jupiter, Paling Siap Hadapi Satria FU150 di Trek Lurus!

 
 
 
Andai kategori motor bebek biasa dengan bebek hyper underbone (FU150) dipisah sejak awal 2012, bisa jadi Yamaha Jupiter-Z geberan Bowo Samsonet ini juara di kelas Bebek 4-Tak Tune-up s/d 200 cc. Tepatnya di Grand Final Day Battle Pertamina-Enduro KYT Drag Bike (DBEKYTDB) garapan Trendypromo Mandira (TM), (1-2/12) lalu.

Namun jika tahun depan pihak penyelengara masih melegalkan kelas tersebut, jangan heran kalau peserta yang ikut bakal berkurang jumlahnya lantaran spesifikasinya enggak imbang. Itu desas-desus sekaligus pernyataan protes para peserta atas ketidaknyaman mereka kepada Em-Plus.

Salah satunya adalah tim Pell's SHRT Putra Pandawa Kawahara. Meski enggak juara pertama alias di posisi runner up saat itu, namun baik joki atau mekanik mengaku sudah cukup membanggakan buat joki yang ngegas motor tim.

“Soalnya ini satu-satu motor bebek biasa yang mampu berada diantara bebek hyper underbone. Tentu dengan catatan waktu yang lebih dekat dengan motor juara pertama besutan Dwi Batang dari tim Abakura Ditra Jaya dengan catatan waktu 08,111 detik,” ucap Bowo yang cuma tembus waktu 08,155 detik.

Termasuk Arif Sigit Wibowo yang biasa disapa Pele, mekanik yang kebagian mengkulik Jupiter-Z pun mengaku senang. Namun selama kelas ini tahun depan tidak direvisi, doi yakin kalau tahun depan kelas ini bakal sepi peserta. Hal itu didasari akibat perbedaan spesifikasi yang diusung masing-masing tipe motor.

“Yang bikin kami sulit mengejar kelebihan motor hyper underbone adalah konstruki mesin yang sudah berdiri. Selain itu, mengubah volume silinder jadi 200 cc lebih mudah, banyak pilihan part dan yang pasti kem motor ini sudah DOHC dibanding Jupiter-Z yang masih pakai kem biasa. Kalau pun bisa, paling pelatuk kem diganti rocker arm roller yang mulai ramai dipakai. Makanya jangan heran kalau tenaganya lebih dahsyat jika dimodifikasi dengan benar,” aku Pele yang tinggal di Boyolali, Jawa Tengah.

Cuma meski kalah di soal spesifikasi dan konstruksi, untuk tahun ini pria berambut ikal itu tetap yakin motornya bisa bersaing di kelas Bebek 4-Tak Tune-up s/d 200 cc. Walaupun untuk menuju kesitu, mesin Yamaha Jupiter-Z perlu ubahan yang matang dan setingan yang tepat.

“Untuk sirkuit dadakan macam di Banjarpatroman, Jawa Barat kemarin, karena belum pernah turun balap lurus di sana, makanya mesin Jupiter-Z adopsi piston Tiger oversize 275 (66,25 mm) dengan stroke 57,9 mm itu, dikasih setingan perbandingan kompresi 13,9 : 1. Agak tinggi memang, tapi cukup aman jika terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba,” lanjut Pele.

Setingan segitu oleh Pele dikombinasikan dengan kem yang punya durasi kurang-lebih 276 derajat baik untuk klep in maupun out. Lalu  bensin Pertamax Plus disuplai maksimal melalui klep aftermarket ukuran 34/29,” jelas brother satu ini yang kental bahasa jawanya.

Vixion Modifikasi


Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi dunia otomotif dan modifikasi mengenai modifikasi motor Vixion dengan konsep modifikasi motor drag style. Seperti yang kita ketahui, motor Vixion merupakan salah satu motor gede dari Yamaha yang bisa kita modifikasi dengan konsep modifikasi otor drag. Meski bentuk tubuh dari motor Vixion ini terlihat besar, namun, jika di modif dengan konsep drag style, maka motor Vixion ini akan terlihat lebih ramping dan dingan, namun tenaga mesin yang dimilikinya menjadi lebih cepat karena sudah di modifikasi dengan mesin motor drag bike yang kecepatannya bisa lebih dari 250cc.


Dan Dibawah ini beberapa gambar konsep modifikasi motor Vixion dengan konsep motor drag style




Jika anda melihat gambar modifikasi motor Vixion diatas, mungkin anda sudah mengatahui pasti, komponen apa saja yang harus anda ganti dan anda ganti dengan komponen yang lebih baru dan bisa menguatkan konsep motor drag bike versi Indonesia.

Dilihat dari segi penampilan, motor Vixion yang dikonsep dengan modifikasi motor drag ini menjadi lebih ramping dan lebih ringan. Dan pada bgian ban pun sudah menggunakan velg berukuran kecil sehingga motor tersebut bisa melaju lebih ringan dan lebih cepat pada track lurus (jalan lurus). Masih banyak komponen lain yang harus anda ganti untuk menguatkan konsep motor drag pada motor Vixion tersebut. Selain menaikan kinerja mesin, anda juga harus mengganti beberapa komponen luar seperti body, step, ban, stang, dan komponen lain yang harus anda ganti pada motor Yamaha Vixion ini.

Hanya ini saja informasi modifikasi motor dan otomotif yang bisa saya sampaikan kepada anda semua mengenai modifikasi motor Vixion dengan konsep modifikasi motor drag style. Semoga artikel modifikasi motor ini bisa bermanfaat bagi anda dan bisa membantu anda untuk memodifiaksi motor Vixion yang anda miliki menjadi sebuah motor drag yang cepat dan berpenampilan menarik.

Modifikasi Suzuki Satria FU150 Drag Bike




Tim Tebu, tapi motretnya latar belakang pohon pisang, hahaha...

Salut, bisa hidup di dua alam, tapi bukan amfibi apalagi alam baka. Ini Suzuki Satria FU milik Tim Tebu Balap dari Jember, Jawa Timur  yang juara Surya 12 Dragbike Championship (S12DC) Lumajang, Jawa Timur di kelasnya. Iya, dua kelas berbeda 2-tak dan 4-tak. Yup..tim yang disponsori H.Marzuki wakil ketua DPRD Jember ini, juara di bebek standar 4-tak 150 cc lokal dan bebek 2-tak 116 cc
Wah jadi bingung, apa maksudnya reporter baru from Suroboyo iki? Mana ada FU yang 4-tak ikutan di 2-tak. Lacak punya lacak, ternyata doski mengirim dua naskah modif dragbike, satunya FU yang satunya lagi Yamaha F1-ZRItu yang dimaksud dua alam tadi, karena dua-duanya juara. Supaya tidak bingung seperti reporter itu, ceritanya FU 150 dulu. GS 
PiICK-UP COIL DIPAPAS 
Kelas Bebek Standar 150 cc, persis OMR Suzuki Satria FUPesertanya pake FU semuaRegulasinya membatasi pergantian part racingSo mekanik gak bisa main ganti-buang seenaknya. Makanya, pengapian diramu lewat manipulasi limiternya yang tepat. Waktu maen  di Lumajang, FU ini g tercepat. Time-nya 9,743 detik dikebut Munir Junior dan digeber Dedi Kenceng 10,181 detik. Kenceng kok, malah lebih pelan dari Munir. 
“Saya pemilik tim Tim Tebu!” seru Kenceng. Iya pak, kenceng, walau pelan. Hehehe, katanya, spek motor sama dengan peserta lain. Cuma limeternya dimainkan secara konvensional. Zaman sekarang kan sudap pada pake mapping. Tinggal tombol-tombol saja yang digeser-geser untuk memaju mundur pengapian tersebut. 
Yang ini, pick-up coil  diutak-atik biar limit rpm lebih panjang. Lilitan pengirim sinyal ke CDI itu dipotong 2 mm pada bagian depan. Itu tanpa mengorbankan bobot 

Metal dan dua kem, sikit dilibas
magnet yang dibaca pick-up.  Hhmm…pantesan saat di Lumajang, perpindahan tiap gigi gak ada mbrebetnya
Pengapian yang lebih maju itu, cocoknya memercik kompresi yang dipadatkan sampai 13,5:1. Perbandingan itu didapat setelah memangkas kepala silinder 2 mm. Tentu saja dipangkas dengan pisau bubut, bukan gergaji, apalagi golok. Kalau yang terakhir itu  khusus memangkas tebu yang jadi nama tim FU ini.   
Sandra Halet selaku koki mesin bercerita dengan logad Jowo Timur yang kental. Katanya, pemangkasan 2 mm termasuk banyak. Untuk itu, harus mengatur ulang desain ruang kepala silinder bersama piston. Jika tidak, “Isi dalam head berubah jadi tebu pahit,” canda Sandra yang bermarkas di desa Paleran - Umbulsari Jember, Jatim itu.
Hahaha, bapak bisa melawak juga. Lanjut ah, kompresi dan pengapian tanpa diumpan bahan bakar, jelas akan tandus. Suplai bahan bakar pada 4- tak ditentukan desain kem atau noken-as 

Korek terus
alias poros bubungan. Sementara, kelas ini dilarang ganti. Yang ada boleh ‘merusak’ dua kem FU dan kemabli diperbaiki  sudut-sudut (lobe) kem. Tujuannya maksimal mengangkat klep lama-lama memberi kesempatan pada bahan bakar masuk dan secepatnya tertutup. 
 Langsung saja Mas Sandra membawa dua noken-as ke tukang bubut.“Noken dibubut 2 mm untuk klep minyak dan api,” imbuh Sandra yang maksudnya untuk in dan ex. In pada zaman Belanda disebut jalur bensin dan ex adalah api. Tetapi, Sandra berubah jadi seperti orang triping, ketika ditanya hasil akhir derajat kem. Maksudnya, doski geleng kepala, tidak mengerti soal derajat. Yang penting hasilnya juara.
DATA MODIFIKASI SATRIA FU 150
Piston                                     : Standart Satria F modif
Klep dan Per                         : Standart Satria F
Magnet                                   : Standar
Kampas kopling                   : Asli
Per kopling                            : Suzuki Smash
Karbu                                     : Standar korek
Main-jet                                  : 130
Pilot-jet                                   : 25
Reduksi akhir                       : 13-44
Knalpot                                  : Standar modif
Pelek dan ban depan         : 1.20-17 ban Swallow
Pelek dan ban belakang    : 1.60-17 ban Eat my dust

Rabu, 11 Februari 2015

Jupiter MX Vocus Maharani lagi wangi


Jupiter MX maharani 
        Kembali ke berita liaran tanah air dimana berita sebelumnya membahas motor jupiter mx Butan malaysia yang bengis-bengis......gak kalah edan dengan berita tersebut motor yang ingin dibahas kali ini motor yang lagi wangi untuk saat ini di liaran Jakarta....pastinya sebagian besar kawan-kawan jakarta sudah sering denger pertandinganya yaitu Jupiter MX mahartani bikinan Bengkel Vocus Maju motor salah satu bengkel kawakan di timur jakarta....banyak motor-motor bengis yang lahir dari bengkel sederhana yang berukuran tidak lebih dari 5x5 meter ini..bengkel VMM atau Vocus Maju motor telah dipercaya oleh sebagian anak-anak jakarta timur untuk ngobatin motor pelan di sulap jadi kenceng..... ditangan handal mas untung selaku mekanik VMM.
Bang Untung Dengan (Alm) Batex
       Buat kawan-kawan yang mengikuti perkembangan  Di I B L J pasti sudah tau sepak terjang Jupiter MX Maharani belakangan ini.....Umumnya Strategi anak liaran jakarta jika motor baru jadi .....cari lawanya di ukur/urut dari bawah alias cari teman sparing dengan motor yang speknya biasa-biasa aja (ayam) sekalian ngukur hasil riset mesin....tapi ini tidak  belum lama motor jadi lansung sparing dengan motor-motor keras.....beberapa kali di posting di fan page  Info balap liar Jakarta MX Maharani langsung ketemu dengan salah satu motor-motor jawara jakarta dari 2 tak sampai 4 tak...alhasil Mx Mharani selalu didepan.... kalo mau liat salah satu video pertandingannya bisa liat -- > DISINI

Jupiter MX Maharani At Sentul Bogor (Tengah)
      Udah pasti kalo ngeliat motor kenceng banyak dari kalangan Dragster yang haus akan informasi spek mesinnya...sesi inilah sesi yang paling di tunggu-tunggu...secara ini adalah rahasia di balik rahasia motor kenceng....yang bikin motor risetnya habis puluhan juta begitu motornya jadi kenceng ....kita gratis liat informasi spek hasil risetnya gimana kurang enak......Cekidot Bro.....

Spek Mesin :
Klep : Thunder 125
Piston : 69 mm
Stroke : 68
Rasio : gigi 1,2,4
CdI : BRT
Koil : YZ
Karbu : Pj 34 (Pilot : 55 Main Jet : 135)
Knalpot : AHM
Gir : 15/30

Per Kopling JFK menghantarkan satria fu kolor Ijo meraih Podium 1 Drag Bike Senayan Jakarta


Satria Fu  JFK TYB K-IJO VND
Per Kopling JFK
       Bisingnya deru suara mesin terdengar dilintasan Drag Bike senayan jakarta 25-26 Oktober 2014....Menyengatnya panas matahari siang itu menambah panasnya persaingan di lintasan...datang dari bagian timur pulau jawa yang berjarak ratusan km dari jakarta.....adalah pertandingan awal melawan rasa lelah.....semata-mata untuk memperoleh prestasi yang hakiki...semangat itulah yang membuat  team ter JFK TYB K-IJO VND akhirnya memperoleh reword dari apa yang mereka perjuangkan...rasa lelah berubah menjadi rasa bangga untuk mereka tunjukan pada kampung halamannya bahwa kami menjadi salah satu yang terbaik....Sok Serius ceritanya...hehehe... 

 K Ijo Berserta Team
gak usa banyak gaya langsung aja kita bahas motornya dah....Bicara team Kolor Ijo pasti langsung tertuju pada Satria fu nya.....so secara Fu kolor ijo belakangan ini memperoleh time yang konsisten dan selalu masuk podium 5 besar kelas bebek 200 cc...gak jaranga juga nogkrong di podium satu seperti disenayan kemarin 25-26 oktober 2014 denagn Joki kawakan Toni Cupank.....selain spek mesin yang begitu banyak .....apa sih yang menjadi salah satu rahasia satria Fu Kolor Ijo bisa kuenceng.....dengerin nih


 
 Tony Cupank Joki JFK TYB K-IJO VND

Andy salah satu crew mekanik JFK TYB K-IJO VND
kesaksian salah satu mekanik dari team JFK TYB K-IJO VND bro andy mekanik muda berbakat yang selama ini setia meneamni Team Kolor Ijo berada....Menurut bro andy salah satu rahasia satria fu Kolor Ijo memiliki akselerasi yang cepat dan stabil karna pemilihan perkopling yang tepat...merek boleh banyak tapi yang tepatnya disininih sambil nunjuk kebak kopling itu susah (buset kaya lagu citata ajah).....setalah beberapa kali gonta-ganti perkopling akhirnya pilihan perkopling itu mereka percayakan pada JFK yang kualitasnya gak perlu diragukan lagi orang udah di buktiin kok mau ngomong apalagi entar disangka tukang obat lagi hehehe.......Mantap Dah JFK 

Sepsifikasi Mesin satria fu K-IJO :
Piston 72 LHK
Noken as / Cam : TYB
Kenalpot : CKC
Karbu : PWK 35 pj : 124  mj : 55
CDI : BRT IMAX
Klep : 24,5 / 22
kompresi : 15 : 1
Final Gear : 13 / 42