Rabu, 25 Februari 2015

Suzuki Satria FU dan Yamaha Mio Fino, Semua Karena Pacar


Perlu energi ekstra buat menjelaskan seorang bikers memakai warna ungu ditunggangan kebanggaannya. Maklum, ungu banyak di klaim sebagai warna janda atau warna ini juga punya kesan girly banget. Hal itu tentu bertolak belakang dengan karakter dan watak seorang bikers yang keras, gagah dan tak kenal kompromi.

Tapi, buat trio Veri Harsanto, Eko Darmawan dan Rizal Pradita. Warna ungu merupakan wujud dari kesetiaan terhadap pasangannya, tentu pasangannya bukan janda lho, he.. he..he... “Pertama, saya memakai ungu, karena desakan dari pacar saya, pada saat ngumpul pacarnya Eko dan Rizal juga pengen warna motornya jadi ungu, jadi akhirnya mereka juga ngikutin member warna ungu di motornya,” bilang Veri.

Agar ungunya tidak monoton, mereka bertiga kompak dengan menambahkan nuansa airbrush dengan motif grafis. Dengan menambahkan motif grafis, selain motor terlihat kembar, tampilannya jadi ceria. Makin kompak, mereka semua mengerjakannya di bengkel Muntilan Motor yang juga jadi tempat ‘ngumpul’.

Asyiknya, mereka kompak memberi krom pada kaki-kaki dan ban kecil. Nah, apa saja yang bikin motor jadi kembar. Yuks lanjut bacanya.


Motif Airbrush Batik
Jika diperhatikan di beberapa bagian bodinya, ada sedikit motif batik yang dikombinasikan dengan motif grafis. Motif batik dipakai agar motif airbrush jadi bervariatif. Motif batik juga jarang digunakan. “Proses pengerjaannya pun ribet, tidak semudah grafis,” ujar Samidi Idris sang airbrusher dari Muntilan Motor. Selain itu, dengan motif batik tampilan motor juga jadi ciamik, serasi dan jauh dari kesan kampungan.

Jok AirburshAgar kesannya total, mereka bertiga kompak membalur jok dengan airbrush bermotif grafis. “Motif grafisnya tentu disamakan dengan motif yang ada di bodi, jadi selain serasi kesannya juga enggak kampungan,” kata Eko Darmawan yang model rambutnya belah pinggir. Selain itu, agar warna airbrushnya tidak cepat luntur jok dilapisi plastik. “Biar catnya tetap kinclong,” tegas Eko.

Motif Airbrush Grafis
Nah, inilah yang menjadi motif dominan di tiga motor kembar ini. Selain ketiganya punya selera yang sama, mereka didukung oleh Samidi sang kreator airbrush yang punya karakter khas aliran grafis. “Kebetulan saya dan mereka punya selera yang sama jadinya cocok,” bilang Yudi panggilan Samidi yang bengkelnya di Jl. Gotong Royong, Samping gedung Pertemuan Silungkang, Larangan, Ciledug, Tangerang.

Yamaha Jupiter, Paling Siap Hadapi Satria FU150 di Trek Lurus!

 
 
 
Andai kategori motor bebek biasa dengan bebek hyper underbone (FU150) dipisah sejak awal 2012, bisa jadi Yamaha Jupiter-Z geberan Bowo Samsonet ini juara di kelas Bebek 4-Tak Tune-up s/d 200 cc. Tepatnya di Grand Final Day Battle Pertamina-Enduro KYT Drag Bike (DBEKYTDB) garapan Trendypromo Mandira (TM), (1-2/12) lalu.

Namun jika tahun depan pihak penyelengara masih melegalkan kelas tersebut, jangan heran kalau peserta yang ikut bakal berkurang jumlahnya lantaran spesifikasinya enggak imbang. Itu desas-desus sekaligus pernyataan protes para peserta atas ketidaknyaman mereka kepada Em-Plus.

Salah satunya adalah tim Pell's SHRT Putra Pandawa Kawahara. Meski enggak juara pertama alias di posisi runner up saat itu, namun baik joki atau mekanik mengaku sudah cukup membanggakan buat joki yang ngegas motor tim.

“Soalnya ini satu-satu motor bebek biasa yang mampu berada diantara bebek hyper underbone. Tentu dengan catatan waktu yang lebih dekat dengan motor juara pertama besutan Dwi Batang dari tim Abakura Ditra Jaya dengan catatan waktu 08,111 detik,” ucap Bowo yang cuma tembus waktu 08,155 detik.

Termasuk Arif Sigit Wibowo yang biasa disapa Pele, mekanik yang kebagian mengkulik Jupiter-Z pun mengaku senang. Namun selama kelas ini tahun depan tidak direvisi, doi yakin kalau tahun depan kelas ini bakal sepi peserta. Hal itu didasari akibat perbedaan spesifikasi yang diusung masing-masing tipe motor.

“Yang bikin kami sulit mengejar kelebihan motor hyper underbone adalah konstruki mesin yang sudah berdiri. Selain itu, mengubah volume silinder jadi 200 cc lebih mudah, banyak pilihan part dan yang pasti kem motor ini sudah DOHC dibanding Jupiter-Z yang masih pakai kem biasa. Kalau pun bisa, paling pelatuk kem diganti rocker arm roller yang mulai ramai dipakai. Makanya jangan heran kalau tenaganya lebih dahsyat jika dimodifikasi dengan benar,” aku Pele yang tinggal di Boyolali, Jawa Tengah.

Cuma meski kalah di soal spesifikasi dan konstruksi, untuk tahun ini pria berambut ikal itu tetap yakin motornya bisa bersaing di kelas Bebek 4-Tak Tune-up s/d 200 cc. Walaupun untuk menuju kesitu, mesin Yamaha Jupiter-Z perlu ubahan yang matang dan setingan yang tepat.

“Untuk sirkuit dadakan macam di Banjarpatroman, Jawa Barat kemarin, karena belum pernah turun balap lurus di sana, makanya mesin Jupiter-Z adopsi piston Tiger oversize 275 (66,25 mm) dengan stroke 57,9 mm itu, dikasih setingan perbandingan kompresi 13,9 : 1. Agak tinggi memang, tapi cukup aman jika terjadi perubahan cuaca secara tiba-tiba,” lanjut Pele.

Setingan segitu oleh Pele dikombinasikan dengan kem yang punya durasi kurang-lebih 276 derajat baik untuk klep in maupun out. Lalu  bensin Pertamax Plus disuplai maksimal melalui klep aftermarket ukuran 34/29,” jelas brother satu ini yang kental bahasa jawanya.

Vixion Modifikasi


Pada kesempatan kali ini saya akan memberikan sedikit informasi dunia otomotif dan modifikasi mengenai modifikasi motor Vixion dengan konsep modifikasi motor drag style. Seperti yang kita ketahui, motor Vixion merupakan salah satu motor gede dari Yamaha yang bisa kita modifikasi dengan konsep modifikasi otor drag. Meski bentuk tubuh dari motor Vixion ini terlihat besar, namun, jika di modif dengan konsep drag style, maka motor Vixion ini akan terlihat lebih ramping dan dingan, namun tenaga mesin yang dimilikinya menjadi lebih cepat karena sudah di modifikasi dengan mesin motor drag bike yang kecepatannya bisa lebih dari 250cc.


Dan Dibawah ini beberapa gambar konsep modifikasi motor Vixion dengan konsep motor drag style




Jika anda melihat gambar modifikasi motor Vixion diatas, mungkin anda sudah mengatahui pasti, komponen apa saja yang harus anda ganti dan anda ganti dengan komponen yang lebih baru dan bisa menguatkan konsep motor drag bike versi Indonesia.

Dilihat dari segi penampilan, motor Vixion yang dikonsep dengan modifikasi motor drag ini menjadi lebih ramping dan lebih ringan. Dan pada bgian ban pun sudah menggunakan velg berukuran kecil sehingga motor tersebut bisa melaju lebih ringan dan lebih cepat pada track lurus (jalan lurus). Masih banyak komponen lain yang harus anda ganti untuk menguatkan konsep motor drag pada motor Vixion tersebut. Selain menaikan kinerja mesin, anda juga harus mengganti beberapa komponen luar seperti body, step, ban, stang, dan komponen lain yang harus anda ganti pada motor Yamaha Vixion ini.

Hanya ini saja informasi modifikasi motor dan otomotif yang bisa saya sampaikan kepada anda semua mengenai modifikasi motor Vixion dengan konsep modifikasi motor drag style. Semoga artikel modifikasi motor ini bisa bermanfaat bagi anda dan bisa membantu anda untuk memodifiaksi motor Vixion yang anda miliki menjadi sebuah motor drag yang cepat dan berpenampilan menarik.

Modifikasi Suzuki Satria FU150 Drag Bike




Tim Tebu, tapi motretnya latar belakang pohon pisang, hahaha...

Salut, bisa hidup di dua alam, tapi bukan amfibi apalagi alam baka. Ini Suzuki Satria FU milik Tim Tebu Balap dari Jember, Jawa Timur  yang juara Surya 12 Dragbike Championship (S12DC) Lumajang, Jawa Timur di kelasnya. Iya, dua kelas berbeda 2-tak dan 4-tak. Yup..tim yang disponsori H.Marzuki wakil ketua DPRD Jember ini, juara di bebek standar 4-tak 150 cc lokal dan bebek 2-tak 116 cc
Wah jadi bingung, apa maksudnya reporter baru from Suroboyo iki? Mana ada FU yang 4-tak ikutan di 2-tak. Lacak punya lacak, ternyata doski mengirim dua naskah modif dragbike, satunya FU yang satunya lagi Yamaha F1-ZRItu yang dimaksud dua alam tadi, karena dua-duanya juara. Supaya tidak bingung seperti reporter itu, ceritanya FU 150 dulu. GS 
PiICK-UP COIL DIPAPAS 
Kelas Bebek Standar 150 cc, persis OMR Suzuki Satria FUPesertanya pake FU semuaRegulasinya membatasi pergantian part racingSo mekanik gak bisa main ganti-buang seenaknya. Makanya, pengapian diramu lewat manipulasi limiternya yang tepat. Waktu maen  di Lumajang, FU ini g tercepat. Time-nya 9,743 detik dikebut Munir Junior dan digeber Dedi Kenceng 10,181 detik. Kenceng kok, malah lebih pelan dari Munir. 
“Saya pemilik tim Tim Tebu!” seru Kenceng. Iya pak, kenceng, walau pelan. Hehehe, katanya, spek motor sama dengan peserta lain. Cuma limeternya dimainkan secara konvensional. Zaman sekarang kan sudap pada pake mapping. Tinggal tombol-tombol saja yang digeser-geser untuk memaju mundur pengapian tersebut. 
Yang ini, pick-up coil  diutak-atik biar limit rpm lebih panjang. Lilitan pengirim sinyal ke CDI itu dipotong 2 mm pada bagian depan. Itu tanpa mengorbankan bobot 

Metal dan dua kem, sikit dilibas
magnet yang dibaca pick-up.  Hhmm…pantesan saat di Lumajang, perpindahan tiap gigi gak ada mbrebetnya
Pengapian yang lebih maju itu, cocoknya memercik kompresi yang dipadatkan sampai 13,5:1. Perbandingan itu didapat setelah memangkas kepala silinder 2 mm. Tentu saja dipangkas dengan pisau bubut, bukan gergaji, apalagi golok. Kalau yang terakhir itu  khusus memangkas tebu yang jadi nama tim FU ini.   
Sandra Halet selaku koki mesin bercerita dengan logad Jowo Timur yang kental. Katanya, pemangkasan 2 mm termasuk banyak. Untuk itu, harus mengatur ulang desain ruang kepala silinder bersama piston. Jika tidak, “Isi dalam head berubah jadi tebu pahit,” canda Sandra yang bermarkas di desa Paleran - Umbulsari Jember, Jatim itu.
Hahaha, bapak bisa melawak juga. Lanjut ah, kompresi dan pengapian tanpa diumpan bahan bakar, jelas akan tandus. Suplai bahan bakar pada 4- tak ditentukan desain kem atau noken-as 

Korek terus
alias poros bubungan. Sementara, kelas ini dilarang ganti. Yang ada boleh ‘merusak’ dua kem FU dan kemabli diperbaiki  sudut-sudut (lobe) kem. Tujuannya maksimal mengangkat klep lama-lama memberi kesempatan pada bahan bakar masuk dan secepatnya tertutup. 
 Langsung saja Mas Sandra membawa dua noken-as ke tukang bubut.“Noken dibubut 2 mm untuk klep minyak dan api,” imbuh Sandra yang maksudnya untuk in dan ex. In pada zaman Belanda disebut jalur bensin dan ex adalah api. Tetapi, Sandra berubah jadi seperti orang triping, ketika ditanya hasil akhir derajat kem. Maksudnya, doski geleng kepala, tidak mengerti soal derajat. Yang penting hasilnya juara.
DATA MODIFIKASI SATRIA FU 150
Piston                                     : Standart Satria F modif
Klep dan Per                         : Standart Satria F
Magnet                                   : Standar
Kampas kopling                   : Asli
Per kopling                            : Suzuki Smash
Karbu                                     : Standar korek
Main-jet                                  : 130
Pilot-jet                                   : 25
Reduksi akhir                       : 13-44
Knalpot                                  : Standar modif
Pelek dan ban depan         : 1.20-17 ban Swallow
Pelek dan ban belakang    : 1.60-17 ban Eat my dust

Rabu, 11 Februari 2015

Jupiter MX Vocus Maharani lagi wangi


Jupiter MX maharani 
        Kembali ke berita liaran tanah air dimana berita sebelumnya membahas motor jupiter mx Butan malaysia yang bengis-bengis......gak kalah edan dengan berita tersebut motor yang ingin dibahas kali ini motor yang lagi wangi untuk saat ini di liaran Jakarta....pastinya sebagian besar kawan-kawan jakarta sudah sering denger pertandinganya yaitu Jupiter MX mahartani bikinan Bengkel Vocus Maju motor salah satu bengkel kawakan di timur jakarta....banyak motor-motor bengis yang lahir dari bengkel sederhana yang berukuran tidak lebih dari 5x5 meter ini..bengkel VMM atau Vocus Maju motor telah dipercaya oleh sebagian anak-anak jakarta timur untuk ngobatin motor pelan di sulap jadi kenceng..... ditangan handal mas untung selaku mekanik VMM.
Bang Untung Dengan (Alm) Batex
       Buat kawan-kawan yang mengikuti perkembangan  Di I B L J pasti sudah tau sepak terjang Jupiter MX Maharani belakangan ini.....Umumnya Strategi anak liaran jakarta jika motor baru jadi .....cari lawanya di ukur/urut dari bawah alias cari teman sparing dengan motor yang speknya biasa-biasa aja (ayam) sekalian ngukur hasil riset mesin....tapi ini tidak  belum lama motor jadi lansung sparing dengan motor-motor keras.....beberapa kali di posting di fan page  Info balap liar Jakarta MX Maharani langsung ketemu dengan salah satu motor-motor jawara jakarta dari 2 tak sampai 4 tak...alhasil Mx Mharani selalu didepan.... kalo mau liat salah satu video pertandingannya bisa liat -- > DISINI

Jupiter MX Maharani At Sentul Bogor (Tengah)
      Udah pasti kalo ngeliat motor kenceng banyak dari kalangan Dragster yang haus akan informasi spek mesinnya...sesi inilah sesi yang paling di tunggu-tunggu...secara ini adalah rahasia di balik rahasia motor kenceng....yang bikin motor risetnya habis puluhan juta begitu motornya jadi kenceng ....kita gratis liat informasi spek hasil risetnya gimana kurang enak......Cekidot Bro.....

Spek Mesin :
Klep : Thunder 125
Piston : 69 mm
Stroke : 68
Rasio : gigi 1,2,4
CdI : BRT
Koil : YZ
Karbu : Pj 34 (Pilot : 55 Main Jet : 135)
Knalpot : AHM
Gir : 15/30

Per Kopling JFK menghantarkan satria fu kolor Ijo meraih Podium 1 Drag Bike Senayan Jakarta


Satria Fu  JFK TYB K-IJO VND
Per Kopling JFK
       Bisingnya deru suara mesin terdengar dilintasan Drag Bike senayan jakarta 25-26 Oktober 2014....Menyengatnya panas matahari siang itu menambah panasnya persaingan di lintasan...datang dari bagian timur pulau jawa yang berjarak ratusan km dari jakarta.....adalah pertandingan awal melawan rasa lelah.....semata-mata untuk memperoleh prestasi yang hakiki...semangat itulah yang membuat  team ter JFK TYB K-IJO VND akhirnya memperoleh reword dari apa yang mereka perjuangkan...rasa lelah berubah menjadi rasa bangga untuk mereka tunjukan pada kampung halamannya bahwa kami menjadi salah satu yang terbaik....Sok Serius ceritanya...hehehe... 

 K Ijo Berserta Team
gak usa banyak gaya langsung aja kita bahas motornya dah....Bicara team Kolor Ijo pasti langsung tertuju pada Satria fu nya.....so secara Fu kolor ijo belakangan ini memperoleh time yang konsisten dan selalu masuk podium 5 besar kelas bebek 200 cc...gak jaranga juga nogkrong di podium satu seperti disenayan kemarin 25-26 oktober 2014 denagn Joki kawakan Toni Cupank.....selain spek mesin yang begitu banyak .....apa sih yang menjadi salah satu rahasia satria Fu Kolor Ijo bisa kuenceng.....dengerin nih


 
 Tony Cupank Joki JFK TYB K-IJO VND

Andy salah satu crew mekanik JFK TYB K-IJO VND
kesaksian salah satu mekanik dari team JFK TYB K-IJO VND bro andy mekanik muda berbakat yang selama ini setia meneamni Team Kolor Ijo berada....Menurut bro andy salah satu rahasia satria fu Kolor Ijo memiliki akselerasi yang cepat dan stabil karna pemilihan perkopling yang tepat...merek boleh banyak tapi yang tepatnya disininih sambil nunjuk kebak kopling itu susah (buset kaya lagu citata ajah).....setalah beberapa kali gonta-ganti perkopling akhirnya pilihan perkopling itu mereka percayakan pada JFK yang kualitasnya gak perlu diragukan lagi orang udah di buktiin kok mau ngomong apalagi entar disangka tukang obat lagi hehehe.......Mantap Dah JFK 

Sepsifikasi Mesin satria fu K-IJO :
Piston 72 LHK
Noken as / Cam : TYB
Kenalpot : CKC
Karbu : PWK 35 pj : 124  mj : 55
CDI : BRT IMAX
Klep : 24,5 / 22
kompresi : 15 : 1
Final Gear : 13 / 42

Rabu, 28 Januari 2015

Satria Fu Baron Pembungkam 2 tak


Satria Fu Baron
Walaupun di jakarta sedang ramai permainan Satria fu....Dalam 1 minggu bisa 2,3 kali permainan dengan motor yang berbeda-beda....dan Bahkan sudah bisa di daulat motor siapa-siapa saja yang kencang di arena liaran jakarta....Namun hal itu tetep tidak membuat bengkel dari luar jakarta garasi 177 asal serang banten ini menghentikan risetnya karna minder dengan motor-motor keras yang ada di seputaran Jakarta....perlahan tapi pasti bengkel Garasi mulai membuktikan keahliannya dalam meracik satria fu...terbukti partai perdana pertemuannya bermain dengan salah satu motor buatan bengkel tersohor di kawasan depok....motor ini mampu mengunggulinya walaupun pada saat itu motornya dalam keadaan kurang fit menurut Yagi sang mekanik berusia 26 tahun ini...setelah kemenangan permainan itu motor ini lalu menghilang kembali untuk kembali di Up Grade...dan setelah beberapa bulan kemudian atau saat ini...satria fu dengan julukan Baron ini kembali hadir lagi dan tidak tanggung-tanggung dengan Up Grade spek terbarunya ini... bengkel Garasi dengan Percaya diri dengan menjajal kemampuannya langsung dengan motor Ninja 2 tak spek standaran buatan salah salah satu bengkel ternama di kawasan jakarta timur.... seperti yang pernah di umumkan di FP IBLJ...wew gile aje....walaupun pada seri perdananya harus mengekui keunggulan Ninja 2 tak tersebut....Namun pada Race ke 2 di waktu dan lokasi yang berbeda motor satria fu Baron ini mampu unggul walaupun posisi finis sangat rapat....Mantap...Liat videonya di bawah

Klik gambar jika ingin membuka Video
Lokasi permainan Gumarang Serang Banten
Itu sebabnya banyak kawan-kawan IBLJ yang penasaran dengan spek motor  dasyattttttt ini....beruntungnya mekanik dari bengkel garasi 177 (Yagi) ini adalah salah satu anggota dari grup dan fp IBLJ...so dengan mudah I B L J bisa langsung mewawancarainya..... untuk masalah spek  motor ini  Bro Yagi hampir blak-blakan menceritakanya.....karna menurut bro yagi yang sangat kagum dengan mekanik tersohor di jakarta Ahon dan Hawadis ini...dia pun masi belajar untuk mengembangkan motor ini...itu sebabnya hampir semua isi jeroaan dari motor ini dia ceritakan kepada I B L J sukur-sukur ada yang mau kasi masukan buat motor buatanya....dan juga memang karna pada dasarnya bro Yagi adalah orang yang baik hati .....wahh patutu di tiru nihhhh....
 
Menurut bro Yagi Penggunaan Kruk as standar dengan Stroke Up 62 mm dan dengan mengatur ulang sudut bandulan......Di padu dengan Piston diameter 73 mm sudah lumayan untuk modal main di liaran....Cam mentah yang diatur ulang durasinya pada 265 drajat dengan LSA Lebar...sangat oke di padukan dengan semburan Karbu PJ 34 untuk mendorong Pertamax plus menuju ruang bakar melalui Klep in ex 28-24mm....
Otak pengapian masih mengandalkan BRT Imax Super Pro dan kenalpot AHM Oval untuk nampung gas buangnya...Nah biar larinya pas 500 meter bro Yagi memadukan rasio (14-33), 2(16-23), 3(19-25), 4(21-23), 5(23-23) & 6(25-23)...walaupun gigi 6 di pake hanya 50 meter.... ungkap mekanik yang pernah bekerja  selama 4 tahun di kawasan ciomas bogor di bengkel DMS 177 yang masi aktif hingga saat ini....

Dan semenjak menikah Bro yagi hijrah kedaerah serang banten untuk memulai usaha barunya disana....Tepatnya Penacangan Jl garuda gg gelatik no:177 Serang banten dengan bermodalkan Garasi yang sederhana yang di sulap menjadi sebuah bengkel.....itulah awal dari nama bengkelnya Garasi 177.....Mantap walaupun bengkelnya sederhana namun tetap berprestasi.....

Bengkel Garasi 177 serang banten
Garasi 177 and Kru
Spek Motor :

  • Piston : 73 mm
  • Stroke : 62 mm
  • Karburator : PJ 34
  • Kenalpot : AHM
  • Klep In Ex : 28-24 mm
  • Durasi Cam : 265
  • CDI : BRT Imax Super Pro
  • BBM : Pertamax Plus
  • Ratio :  (14-33), 2(16-23), 3(19-25), 4(21-23), 5(23-23) & 6(25-23)

Read more: http://infobalapliarjakarta.blogspot.com/2013/03/satria-fu-pembungkam-2-tak.html#ixzz3QAZVIAeG

Gebrakan Kirana Abakura 4T Jakarta




Di akhir tahun 2012 Arena Bali di seputaran jakarta di gebrak oleh kedatangan sosok motor yang awalnya di pandang biasa-biasa saja...Dari Style dan tampilan yang tergolong sederhana untuk sekelas motor spek bebeasan di jakarta ....motornya pun hanya dari Basic mesin bebek yang berteknologi Konvensional yaitu honda Karisma ...Namun di balik kesederhanaanya itu tersimpan Chemistry korekan yang mengerikan dari duet mekanik Eko tompel dan Aris abakura Dari bengkel yang bernama ABAKURA 4T...nama bengkel Abakura ternyata ada 2 sejauh ini Abakura 4T dari jakarta dan Abakura dari daerah jawa tengah yang  Eksis juga di dunia balap terutama di arena resmi ....Nah yang I B L J ulas saat ini adalah bengkel Abakuta 4T Dari jakarta Ingat kalo dari Jakarta Ada (4T) nya di belakang tulisan Abakura...Tegas Arisa Mekanik Abakura





Kenapa motor Karisma Abakura 4T di sebut mengebrak ???.....karan motor yang di hadapinya Motor-motor yang bisa di katakan The Bestnya jakarta....dan semua Di tinggalin begitu saja tanpa peringatan...dari mulai Motor Satria FU Spek Bebasan,Jupiter MX Bebasan ,Mio bebasan Dll...Seperti yang I B L J pernah ulas sebelumnya tentang motor ini Track recordnya Lumayan cemerlang dari sekian banyak pertandingan....dan akhirnya banyak rumor yang beredar tentang motor ini bahwa motor ini memiliki kelebihan-kelebihan di sektor mesin dan bukan made in jakarta....dari berita yang hanya menjadi gosip ini I B L J mencoba untuk meluruskannya dengan langsung mewawancarai langsung sang Empunya motor/ sang mekaniknya Yaitu Bro Aris Abakura 4T....
Aris Abakura



Namun ternyata di luar dugaan sob.... ternyata Rumor yang beredar di lapang saat ini udah jauh melenceng dari pengakuan sang mekanik......Penjelasn rumor lebih lanjut akan I B L J tulis pada Spek dari Motor tersebut biar pada engga penasaran ok...Bengkel Abakura juga open House untuk teman-teman yang ingin menyambangi bengkel mereka walau hanya sekedar Service,Share atau pembuatan mesin
untuk Kontak lebih lanjut teman-teman bisa Hubungi nomer :
Contac Aris di : 021 99207633
Alamat Lengkap : Jl.peta barat rawa lele kel-kalideres kec-kalideres jakarta barat 11840 arah bandara soekarno hatta deket perumahan citra 2 exstantion

Bro aris dan joki Abakura Adit


Spek kirana ABAKURA 4T :



- Ratio cuma gigi1 (banci/ Cuma sebelah  yg laen standar)  4 Speed
- Struk 66mm 
- Piston 67mm
- Kompresi di bawah 11:1
- Klep in:35 ex:30
- Cdi Brt i-max
- Karbu  28 Sp
- Pelek : Excel baros 
- Ban depan fdr drag belakang irc eat my dust 
- Kenalpot : Custom

SUZUKI SHOGUN HYPER BORE / HEAD FU MEDAN

 

 

Baru saja IBLJ aktif  lagi di Facebook menggunakan akun baru stelah hampir 1 bulan fakum...Wahhh...Langsung aja  banyak berita perkembangan baru  di  FB khususnya Balap Liar...dan perkembangan tersebut menginspirasikan IBLJ untuk membuat suatu tulisan Di blog agar teman-teman IBLJ lebih mantapppp untuk menyimaknya....okkkk
Sangat jarang terangkat motor buatan anak-anak di luar pulau jawa...padahal banyak juga loh yang ga kalah extreem dan Siapa bilang kalo Motor balap Yang serem-serem lahir di pulau jawa...ne..ne..ne...mau bukti...
 INI DIA..........!!!!!!!!!!!!!

SUZUKI SHOGUN HYPER BORE / HEAD FU   BUATAN MEDAN








 Motor ini Buatan anak-anak medan tepatnya Bengkel anxory bubut marelan jln.Marelan pasar 2 arah ke belawan medan sumatera utara....IBLJ mendapatkan berita ini dari wawancara online dengan salah satu anggota bengkel tersebut yaitu bro Lie Siau Long ..bro lie ini adalah salah satu anggota dan kerabat IBLJ di FB........selain rubahan yg cukup extreem pada bagian luar kepala cylinder yang sudah menggunakan Head satria fu dalemanya pun ga kalah extreem lo...dengan bore = 70 mm milik piston Scorpio dan struk = 81,2 mm.....hemmmm....Angkerrrrr kallliiii COK......

 Liat pakingnya brooooo....5 cm


Spek ini di buat untuk di turunkan pada balap liar dan resmi .......jika pada balap resmi diturunkan di kelas ffa ....bro lie berbisik, kalo di medan kelas ffa kapasitas cc hingga 350 cc ...Alllammmaaaa
wiettt belum selesai...masi adalagi spek-spek lainya yg belum di sebutin yang ga kalah Mantap...
  •  Magnet KTM
  •  Koil YZ
  •  Carbu FCR 30







Jupiter mx Pemegang rekor Drag Bike Malaysia 6,553 detik 201 m

 


Bukan mau banggain motor negri orang....tapi apa mau kita disebut katak dalam tempurung..... terlalu sibuk dengan urusan sendiri ...sampai lupa mengikuti perkembangan global....sebenarnya yang kita kerjakan selama ini mengalami kemajuan atau kemunduran......untuk itu jika tidak di bandingkan dengan negara-negara di sekeliling.....kita tidak akan pernah tau sejauh mana kemajuan perlombaan di tanah air...so secara belum ada kejuaraan Drag Bike tingkat Asia....jelas beda sama roadrace yang perlombaanya sudah ada  tingkat asia..... dimana  masi didominasi oleh team indonesia...itu sebabnya I B L J mencoba mengkorek-korek informasi yang berkembang saat ini di negara-negara tetangga kita khususnya Drag Bike.....Kali ini I B L J sedang memantau malaysia.... 


       Giat mengadakan lomba Drag bike yang dilakukan secara rutin oleh Musc motorsport di berbagai wilayah di malaysia.....Proporsionalnya lintasan dan profesionalnya Crew Musc motorsport selaku penyelenggara acar membuat pertandingan di malaysia makin berkembang....dari hal modifikasi mesin, kemahiran joki  hingga berujung pada time yang di peroleh makin lama makin tajam.....terbukti pada tanggal 19 september 2014 MUSC Motorsports mengadakan kejuaraan drag Bike  di Lutong Airstrip, Miri, Sarawak malaysia berhasil mendapatkan record baru dengan time 6.553 detik pada jarak 201m ....angka segini kalo di indoseia terbilang waw...terlepas dari berbagai macam perbedaan sistem timing sensor dan cara melakukan Start atau regulasi di malaysia....time 6.553 bukanlah waktu yang di dapat dengan sembarangan karna  MUSC Motorsports juga mengikuti standar pengihutungan resmi diwilayahnya seperti halnya di Indonesia...simak video dan spesifikasi di bawah ini....


BEST ET DRAG BIKE 201M - NEW MALAYSIA RECORD

Team : TSpeed One / Danish Motor (Pahang)
Racer : Alif Akasha
Make / Model : Yamaha LC135
Class : 4T Pro Drag / King Pro Drag
Elapsed Time : 6.553 sec @ 201m
Official Timer : Portatree Drag Racing Timing Inc.
Official Operator : MUSC Motorsports
Date : 19 Sept 2014 @ Lutong Airstrip, Miri, Sarawak

Rabu, 21 Januari 2015

Drag Bike Malang, Peserta Dirundung Banyak Masalah

 
Drag Bike Malang, Peserta Dirundung Banyak Masalah





Di hari Minggu yang sama (15/7) dan dua tempat berbeda ada event drag bike yang digelar bersamaan dengan status berbeda, satu di stadion Kanjuruhan Malang Jawa Timur dan satu lagi di Gelora Senayan Jakarta.

Menarik karena yang di kota Malang digelar dengan status Kejurnas, sedang satu lagi statusnya setara event klub yang bahkan ijinnya memakai rekomendasi IMI Pengprov Jabar, padahal acaranya dibikin di tengah kota Betawi.

Pada akhirnya publiklah yang menilai mana event yang terbaik yang akan diikuti selanjutnya karena masing-masing event masih menyisakan balapan yang digelar setelah bulan puasa plus libur Lebaran.

Tentunya berdasarkan kualitas event yang jadi jualan para promotor drag bike tersebut, terlepas masalah status kejurnas yang rasanya lebih bergengsi ketimbang event klub. Tapi nyatanya publik kini cukup pintar memilih kualitas event seperti yang dimauinya seperti hasil perhitungan cepat Pilkada DKI minggu lalu. Penilaian ada di tangan anda!.

KEJURNAS DRAG BIKE MALANG
Kejurnas bertajuk Surya 12 Drag Bikes Championship 2012 (S12DBC)  masih menyisakan satu seri lagi yaitu seri 7 sebagai grand final yang akan dibikin nanti bulan November. Namun sampai dari seri 6 S12DBC bisa di jadikan patokan evaluasi untuk event tahun depan.

Meski kenyataannya memang masih banyak yang harus dibenahi agar event berstatus kejurnas drag bike ini nantinya lebih layak menyandang status kejurnas. “Silakan tanya ke pengawas lomba dari PP IMI dan peserta soal evaluasi event ini biar lebih fair,” jelas Judiarto, dari Lightning Production (LP) selaku promotor S12DBC.

Yang paling banyak disingggung adalah soal jadwal kejurnas yang dihelat tiap minggu tanpa jeda. Ini banyak membuat tim-tim balap kerepotan dalam mengatur jadwal balap dan mencari nafkah. Pasalnya, mayoritas tim balap juga punya bengkel servis motor harian.

Saat event terus bergulir tiap minggu, bengkel harian jadi tidak terurus. Itu lantaran pikiran dan tenaga fokus setting motor tiap hari. Tidak jarang mereka harus lembur kalau ada trouble di motor. Apalagi satu tim biasanya menurunkan 3-5 motor.

Otomatis pembengkakan biaya terjadi. “Paling tidak jadwal balap itu 2 minggu sekali,” jelas Inus Triamboko, pengawas lomba dari PP IMI.

Masalah lain adalah soal lokasi event yang melulu hanya digelar di Jawa Timur. Banyak pembalap terutama yang berasal dari luar Jatim merasa ini tidak adil. Pembalap luar Jatim akan lebih banyak mengeluarkan biaya dan tenaga apabila ingin mengikuti semua seri S12DBC.

Justru pembalap Jatim jelas lebih diuntungkan terutama dari segi perolehan poin. Sudah jelas juara nasional tahun 2012 akan direbut nyaris di semua kelas oleh pembalap Jatim.

H. Rio Teguh, manager sekaligus pemilik tim Hariot Key Speed yang ditemui di paddock menyatakan opininya. “Kalau memang status kejurnas jangan hanya di Jatim saja. Paling tidak DKI, Jabar dan Jateng dapat jatah masing-masing satu seri. Harus dikaji ulang lagi,” harapnya.

Rio juga menambahkan agar kelas yang dikejurnaskan tetap 6 kelas, asal kelas tersebut bisa mewakili wilayah DKI, Jabar, Jateng dan Jatim. (otosport.co.id)

Hasil Balap
Drag Bike Malang
Kelas Bebek 4 Tak Tune Up 130 cc
1. 36 Tony Cupank
2. 48 Dadang Japronk
3. 89 Yogi Keycot

Kelas Bebek 2 Tak Tune Up 130 cc
1. 87 Antonius Petruk
2. 43 Andi Memet
3. 36 Rizky Unyil

Kelas Bebek 4 Tak 155 cc
1. 127 Gofar Jepank
2. 80 Andy Gandos
3. 36 Tony Cupank

Kelas Sport 2 Tak Tune Up 155 cc
1. 89 Yogi Keycot
2. 204 Yogi Nexcom
3. 36 Tony Cupank

kelas Sport 4 Tak 200 cc
1. 36 Tony Cupank
2. 87 Antonius Petruk
3. Tomy Kancil

Kelas Matic Tune Up 200 cc
1. 89 Yogi Keycot
2. 36 Rizky Unyil
3. 48 Dadang Japronk

Rabu, 14 Januari 2015

Satria 195cc settingan,milik Om Gandhoel

ManiakMotor – DOHC (double over heat camshaft) pada Suzuki Satria F150 yang lebih tenar FU kelebihannya mudah untuk dapat efisiensi volumetrik. Dengan dua noken-as atau camshaftnya, ada empat lubang yang disumpal katup klep pada  kepala silinder.  Dua masuk dan dua buang. Sirkulasi bahan bakar isap dan dan lepas mendekati kapasitas, itu disebut efesiensi volumetrik, brosist. Jarang yang mendekati 80 persen efesiensinya. Salah satu penentunya inlet dan outlet, iya! Tapi masih banyak yang lain seperti pengapian, karbu dan setting seperti Satria FU Solo yang mengagetkan di Drag Bike 201 meter baru lalu. 
195 CC
Volumetrik sengaja atau tidak, itu yang dilacak brother mekanik balap yang menggunakan motor bakar, bukan karung. Membesarkan kapasitas diiringi korek ini dan itu, sama dengan mengisi volumetrik. Seperti pengorek FU Solo dipacu Dwi Batank (Abakura Ditra Jaya) yang melumat FU Kontroversi dan Jupiter Z Pele di Tegal, Jateng ini.
Juga kembali duuuk... menyepak keduanya di Pertamina Drag Bike Banjar Patroman, Jawa Barat, 1 – 2 Desember 2012. “Model yang saya pakai adalah overbore, untuk rpm. Bila Batank jokinya, dia bisa kontrol tenaga 31 dk saat di dyno,” kata Wawan Kristianto, tuner FU dari Solo, Jateng yang telah mencetak dua kali 7.5 detik atau lebih cepat dari FU Kontroversi yang 7.6 detik. Itu didapatnya di Demak, bulan lalu.  
Silinder diisi piston LHK 70 mm yang dipegang pin piston 15 mm. Diameter piston itu diikuti  sumur silinder yang aslinya 62 mm. Stroke atau langkah torak dinaikkan 2 mm  yang standarnya 48,8 mm. Dengan menghitung isi silinder, hasilnya 195 cc. Persis kelas yang diikutinya bebek tune-up s/d 200 cc. Masih kurang 5 cc sebenarnya.  
Tetapi bukan itu yang dihitung. Membengkaknya kapasitas, permintaan ruang bakar juga berubah. Seperti di atas tadi, FU lebih mudah karena ada empat lubang pada pale silindernya. Hitung, setiap lubang inmisalnya diameternya mengikuti klep KLX250 yang dipakai. Andai klep KLX diameternya 25 mm, total lubang masuk FU Solo ini 50 mm.
Badingkan dengan SOHC (single over head camshaft), menggiring lubang masuk jadi 33 mm saja sangat riskan. Harus tambal sulam dengan las aluminium memermak sudut-sudut klep-nya. Salah dikit, kepala silindernya masih untung akan dibeli tukang loak. 
Dengan diameter lubang masuk 50 mm pelayanan kapasitas 195 cc akan bisa didekati. Itu yang kata orang efesiensi volumteriknya-nya mendekati 80%. Maksudnya, bahan bakar yang harus terbakar di ruang bakar seharusnya 156 cc. Angka ini 80% dari 195 cc. Ini pun kudu dilepas dengan bersih. Makanya, ini FU juga pakai dua klep KLX pada lubang buang. Untuk lebih jelasnya silakan lacak diameter klep KLX.
KARBU PWK 33
J
angan dikira 156 cc alias efesiensi 80 persen akan didapat dengan hanya menaikkan kapasitas dan mengorek semua lubang pernafasan. Belum, coy and boy dan amoy! Lho, brosist ke mana? Pengiriman bahan bakar juga baru bagian dari pelayanan volumetrik. “Saya pakai karburator PWK 33 mm. Ini sudah imbang dengan lubang-lubang pada head,” cocor Wawan yang tetap ‘dikit-dikit’ membelokkan data modifikasinya. Tidak apa-apa itu dapurnya.
Rahasia juga bisa. Tinggal kemampuan portal ini mengolahnya dan semoga bermanfaat buat sampeyan. Saat dapat  07.565 detik di Tegal, karbu ini disetting dengan main-jet 135 dan pilot-jet 48. Sengaja ini ditulis, agar yang disebut efesiensi volumetrik bisa didapat. Mana bisa tanpa setting akan bersih ruang bakarnya.  Sebenarnya saat lomba di Tegal, juga mengubah gigi rasio 4. Nah ini ada di BERITA TERKAIT
Belum lagi cerita kem. Soal angka-angka derajatnya lihat Data Modifikasi. Penentuannya bukan soal angka derajat terhadap kem. Tetapi menyamakan ukuran kedua kem wajib sama. Bila tidak, jokinya sembari balap tertawa sendiri dari balik helm, kecikikan. Begitu mau finish makin wakakak, saking gelinya akibat getaran yang berlebihan. Maklum manual teknologi dengan modal gerinda.  Weeeeeeng.... itu suara gerinda.
Inti volumetrik itu, “Mengubah bahan bakar jadi energi. Semakin bersih atau tuntas pembakarannya, itu yang kita kenal sebagai power.  Derajat kem, kompresi dan pengapian bagian untuk mendekati velumetrik. Vulometrik itu hanya ukuran cc, mm dan kg yang barhasil dibakar. Tapi sangat jarang yang dapat 80%, kecuali seperti di MotoGP yang material metalnya titanium dan komputerisasi semua,” timpal Om Gandhoel atau Sri Hartanto soal volumetrik. Mekanik senior itu yang bicara karena FU Solo ini pakai pengapian GRM, produknya dia.